menikmati pagi sore itu
menanti mawar yang mekar
Hanya semenit...
membayangkan sebuah cerita
roman yang akan diri ini alami
Hanya semenit...
juga sang bidadari melepas
juga sang bidadari melepas
genggamannya dari tanganku
Hanya semenit...
Hanya semenit...
Hanya semenit...
mekarnya mawar terlepas
dari penglihatan mataku
Hanya semenit...
diri ini mengacuhkan
lembutnya hati
berbalut kasih putih
Hanya semenit...
hati itu pergi dari sisi kanan
hati seorang lelaki
yang takkan pernah kembali.
